Rabu, 12 November 2014

Manajemen Informatika - Perencanaan tujuan





Manajemen Umum

Nama : Aditya Dwi Nugraha
Kelas : 1DB02
NPM : 30114293







BAB I
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG
Dalam suatu pemasaran banyak sekali berbagai macam kuliner. Maka kami tergerak membuat kuliner.
Secara peribadi kami membangun usaha di karenakan kesukaan kami mengkonsumsi olahan buah-buahan, maka kami memutuskan untuk membuat olahan tempe.
Banyak aktivitas yang di jalani setiap orang perharinya dengan aktivitas yang semakin padat dan panasnya di Indonesia membuat banyak orang membutuhkan asupan makan dan minum yang bermanfaat untuk kesehatan untuk kesehatan tubuh. Makanan dan minuman yang sudah di pasaran memang sudah beragam.
Maka dari itu kami membuat “Tempe” sebagai salah satu makanan pokok dengan kualitas bagus, nikmat, sehat, dan lezat serta di jual dengan harga yang cukup terjangkau

BAB II
ISI BUSINESS PLAN
2.1VISI DAN MISI
VISI
                Menjadikan perusahaan kuliner yang lebih mementingkan nilai gizi untuk asupan para konsumen
MISI
1.       Menciptakan makanan sehat, begizi dan lebih mementingkan kehigenisan
2.       Memberikan harga yang cukup terjangkau kepada konsumen untuk mendapatkan asupan yang sehat dan bergizi
3.       Menciptakan Inovasi baru dalam bidang kuliner





2.2IDENTIVIKASI USAHA
·         Nama Usaha              :  PT.Tempe Usaha
·         Pemilik Usaha           :  Aditya Dwi Nugraha
·         Alamat Usaha            :  JL. Kebagusan City
·         Contac Person          :  083871338700

2.3RUANG LINGKUP USAHA
Ruang lingkup usaha yang kami rintis ini masih dalam usaha rumah kecil, tetapi usaha ini bisa sangat menjanjikan karena produk ini yang kami produksi dapat di nikmati oleh semua kalangan.
                Tujuan Usaha :
1.       Mendapatkan penghasilan
2.       Memenuhi kebutuhan konsumen
3.       Menggali bakat dalam hal berbisnis
2.4RENCANA ORGANISASI
Manajemen       :               1 Orang
Produksi              :               3 Orang
Pemasaran         :               2 Orang
Keuangan            :               1 Orang
Dan tingkat pendidikan MIN Sekolah Menengah Atas











BAB III
ANALISIS USAHA
3.1ANALISIS USAHA
Usaha kami bergerak dalam bidang makanan pokok karena kami termasuk orang yang hobi dalam usaha, karena di Indonesia Buah-buahan bisa kita jumpai dengan mudah dan banyak orang yang menyukai tempe karena vitamin dan nilai gizi yang sangat cukup.


3.2MODAL USAHA
                        Modal Usaha kami berjumlah Rp.7.500.000 yang berasal dari modal sendiri

3.3KEISTIMEWAAN PRODUK
·         Harga cukup terjangkau untuk semua kalangan
·         Sajian makanan yang pokok
·         Hidangan cepat saji yang dapat di terima oleh semua kalangan baik dari anak kecil maupun orang dewasa


BAB IV
DESKRIPSI TENTANG USAHA

4.1JENIS USAHA
Kami menjual makanan pokok berjenis tempe, yang  terjangkau harganya dan lumayan untuk makan sehari hari.

4.2PROSPEK USAHA
Prospek perusahaan kami untuk jangka panjang akan memperkenalkan produk kami ke wilayah yang lebih luas seperti di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sehingga akan banyak masyarakat yang mengetahui produk yang kami hasilkan dan juga kami mengusahakan agar produk kami bisa lebih dikenal lagi diluar daerah Jakarta.


BAB V
RENCANA PRODUKSI
Target produksi kami dalam jangka 1 hari sebesar 500 lembar tempe

4.3BAHAN BAKU DAN PENGUNAANNYA
Bahan-bahan untuk membuat Tempe    :
·         Kacang Kedelai
·         Ragi kedelai
·         Air
Alat Untuk Membuat                                                     :
·         Panci
·         Kompor Gas
·         Gas
·         Ember


Cara Pembuatan Tempe                                                               :
Cara Membuat Tempe atau Resep Membuat Tempe:
1. Cuci kacang kedelai lalu rendam selama 24jam.
2.Kacang kedelai akan mengembang.
3.Setelah kacang mengembang,kupaslah kacang kedelai dari   
4.Setelah kacang bersih,tuagkan kacang ke panci dan beri air                                                                                                   secukupnya. Lalu,rebus selama 30 menit.
5.Setelah direbus selama 30menit,buanglah aair yang ada dalam panci tersebut. Proses ini digunakan untuk mengeringkan kacang tersebut.
6.Tuangkan kacang ke wadah yang lainnya. Lalu tuangkan ragi kedalamnya. Aduk hingga merata.
7.Setelah merata,pindahkan kacang kedelai kedalam plastik.
8.Tutup plastik dengan rapat(dapat dilakukan dengan mengelas api lilin.
9.Simpan kacang kedelai ditempat yang hangat.
10 Lalu tunggu selama 2 hari.
11 Setelah 2 hari,tempe sudah jadi dan siap untuk diolah menjadi masakan yang lezat dan sesuai   dengan selera kita.
Bahan-bahan untuk membuat tempe:
Kacang kedelai 1kg(sesuai yg dibutuhkan) dan ragi tempe 2gram.


BAB VI
RENCANA PERMODALAN

6.1MODAL USAHA
Modal Usaha  Mandiri                    :               Rp.7.500.000
                        6.2PENENTUAN HARGA PRODUKSI
Biaya baku                                          :               Rp.1.000.000,-
Biaya Peolong                                    :               Rp.    350.000,-
Total Biaya Produksi                       :               Rp.1.350.000,-
Biaya ADM                                          :               Rp.      10.000,-
Biaya Cetak Laporan                       :               Rp.        4.000,-
Biaya Cetak Brosure                        :               Rp.      40.000,-
Total Biaya Oprasional                  :               Rp.     44.000,-

                Harga Pokok Produksi Tempe adalah      :
J-FIC2    :               (Rp.1.350.000 + Rp. 44.000)/400Potong = Rp.4413

6.3PENENTUAN HARGA JUAL
Harga pokok produksi Tempe adalah
Rp.1.350.000,- laba yang kami harapkan Rp.4587,-
Sehingga harga jual  Tempe perpotong adalah Rp.9000







BAB VII
RENCANA PEMASARAN

7.1ANALISIS PERSAINGAN USAHA
SWOT
A.    STRENGTH
·         Bahan bakunya mudah di temukan
·         Menggunakan bahan dan proses yang berkualitas
B.    WEAKNESS
·         tahan lama dan tidak mudah basi
C.     OPPORTUNITIES
·         Banyak di sukai banyak kalangan
D.    THREATS
·         Selera Konsumen Variatif
·         Munculnya Pesaing baru
·         Adanya Jenis Miuman yang sama
7.2ANALISIS 4P
1.     PRODUCT
·         Type                              :
·         Brand                            :
·         Quality                          :
·         Packing                         :
2.     PRICE
·         Price List                      :               Rp.9.000,-/Potong
3.     PROMOTION
·         Advertising                 :               menggunakan media jejaring sosial
·         Sales Promotion       :               mempromosikan penjualan kepada
konsumen
·         Personal Selling        :               menjual kepadang penjual secara
langsung
4.     PLACE
·        Berlokasi di wilayah perumahan Sentul City 3 dan di pinggir Jalan


BAB VIII
RESIKO DAN ANTISIPASI

9.1 RESIKO YANG MUNGKIN TERJADI DALAM USAHA
1.  Harga bahan bahan yang selalu mengalami turun dan naik
2.  Adanya persaingan dengan usaha yang sejenis
3.  Tidak tercapainya terget produksi
4.  Adanya buah yang terlalu matang

9.2 ANTISIPASI YANG TERJADI DALAM USAHA
1.  Memiliki tempat langganan untuk membeli barang pokok
2.  Selalu memberi Citarasa terbaik
3.  Memeriksa sebelum membeli
4.  Setiap hari di lakukannya  penulisan data penjualan



BAB IX
PENGEMBANGAN USAHA
Sebagian besar sudah banyak cabang yang sudah tersebar ke seluruh jakarta, itu sangat banyak perubahan atas cabang yang behasil saya buat,





BAB X
KESIMPULAN
Semua usaha banyak di mulai dari bawah, semakin kita bekerja keras semkain besar kemungkinan kita banyak laba/untung yang kita peroleh

Selasa, 11 November 2014

Tugas Manajemen Umum - Organisasi



Apa itu Organisasi?

Organisasi adalah suatu perkumpulan yang dibentuk oleh sekumpulan orang atau masyarakat,baik yang berseri secara resmi/berbadan hukum atau yang tidak sermi/tidak berbadan hukum,yang bertujuan sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa dan negara.
Sebagai makluk sosial,manusia membutuhkan bantuan manusia lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang tidak dapat mereka capai sendiri.
Organisasi membutuhkan suatu proses untuk dapat terbentuk.terdapat dua istilah yang digunakan, yaitu ”social institution” dan ”lembaga kemasyarakatan”.Namun para ilmuan sosial hingga saat ini masih berdiskusi tentang penggunaan istilah tersebut, Mana yang benar? Tentu semunya tidak ada yang salah, semuanya benar.Hanya saja ada perbedaan penekanannya. Mereka yang menggunakan istilah ”social institution” pada umumnya adalah para antropolog, dengan menekankan sistem nilai-nya. Sedangkan pada sosiolog, pada umumnya menggunakan istilah lembaga kemasyarakatan atau yang dikenal dengan istilah lembaga sosial, dengan menekankan sistem norma yang memiliki bentuk dan sekaligus abstrak.Pada tulisan ini, akan digunakan istilah lembaga sosial dengan tujuan untuk mempermudah tingkat pemahaman dan sekaligus merujuk pada kurikulum sosiologi yang berlaku saat ini.
Pada awalnya lembaga sosial terbentuk dari norma-norma yang dianggap penting dalam hidup bermasyarakatan. Terbentuknya lembaga sosial berawal dari individu yang saling membutuhkan , kemudian timbul aturan-aturan yang disebut dengan norma kemasyarakatan. Lembaga sosial sering juga dikatakan sebagai sebagai Pranata sosial.
Suatu norma tertentu dikatakan telah melembaga apabila norma tersebut :
  1. Diketahui
  2. Dipahami dan dimengerti
  3. Ditaati
  4. Dihargai
Ciri-ciri Organisasi Sosial menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
  2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
  3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
  4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.



Definisi

Setiap perusahaan, negara atau rumah tangga mmeiliki manajemen sendiri. Manajemen adalah sistem yang berfungsi untuk mengelola sesuatu. Namun secara definisinya para ahli memiliki pengertian sendiri, yaitu:
1. Menurut Dr. SP. Siagian dalam buku “Filsafat Administrasi” Management dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui oranglain.
2.Menurut Prof. Dr. H. Arifin Abdulrachman dalam buku “Kerangka Pokok-Pokok Management” diartikan sebagai
·        kegiatan-kegiatan/aktivitas-aktivitas,
·        proses, yakni kegiatan dalam rentetan urutan-urutan,
·        insitut/orang-orang yang melakukan kegiatan atau proses kegiatan.
3.Menurut Ordway Tead yang disadur oleh Drs. HE. Rosyidi dalam buku “Organisasi dan Management “ mendefinisikan proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
4.Menurut Marry Parker Follet, manajemen adalah sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui oranglain.
5.Menurut James A.F. Stonner manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan.
6. Menurut Drs. Oey Liang Lee manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
7. Menurut  R. Terry Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.
8 Menurut Lawrence A. Appley, Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.
9.Menurut Horold Koontz dan Cyril O’donnel manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.



Macam-Macam Organisasi
1. Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas (PT), dulunya disebut Naamloze Vennootschhap (NV), adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
Jenis-jenis Perseroan Terbatas (PT)
  • Saham/Sero Atas Nama
  • Saham/Sero Pembawa
  • Saham/Sero Biasa
  • Saham/Sero Preferen
  • Saham/Sero Kumulatif Preferen
2. Persekutuan Komanditer (CV)
Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu CV Murni, CV Campuran dan CV Bersaham.
  1. CV Murni hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.
  2. CV Campuran terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain menjadi sekutu komanditer.
  3. CV Bersaham adalah CV yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih.
3. Joint Ventura
Perusahaan patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan aktivitas ekonomi bersama. Pihak-pihak itu setuju untuk berkelompok dengan menyumbang keadilan kepemilikan, dan kemudian saham dalam penerimaan, biaya, dan kontrol perusahaan. Perusahaan ini hanya dapat untuk proyek khusus saja, atau hubungan bisnis yang berkelanjutan seperti perusahaan patungan Sony Ericsson. Ini terbalik dengan persekutuan strategi, yang tak melibatkan taruhan keadilan oleh pesertanya, dan susunannya kurang begitu sulit.
4. Firma (FA)
Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma; secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga disebut Fa, adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.Pemilik firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.
5. Koperasi
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama.Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan
Jenis koperasi menurut fungsinya:
  • Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
  • Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
  • Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
  • Koperasi jasa adalah koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.
6. Trust
Trust adalah peleburan beberapa badan usaha menjadi sebuah perusahaan yang baru, sehingga diperoleh kekuasaan yang besar dan monopoli. Contoh: Bank Mandiri merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Pembangunan Indonesia, Bank Ekspor Impor Indonesia
7. Kartel
Kartel adalah kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi. Berdasarkan hukum anti monopoli, kartel dilarang di hampir semua negara. Walaupun demikian, kartel tetap ada baik dalam lingkup nasional maupun internasional, formal maupun informal. Berdasarkan definisi ini, satu entitas bisnis tunggal yang memegang monopoli tidak dapat dianggap sebagai suatu kartel, walaupun dapat dianggap bersalah jika menyalahgunakan monopoli yang dimilikinya. Kartel biasanya timbul dalam kondisi oligopoli, dimana terdapat sejumlah kecil penjual dengan jenis produk yang homogen.



 Organisasi Yang Di Ikuti
Organisasi yang saya ikuti dan masih aktif adalah “BPC” (Community Dance) atau dulu di sebut “Breakers Project Crew”, komunitas ini berdiri pada tanggal 24 Desember 2010, salah satu dari pendirinya adalah Kevin Judith Praditia, dan saya sendiri jadi anggota:
·         Saya sekarang menjabat menjadi anggota inti “Breakers Project Crew” periode 2010 s/d Sekarang

Tugas Sebagai anggota inti:
·        -  Mengikuti koreografi yang sudah di atur
·        -  Mengikuti semua lomba, kompetisi
·        -  Mencari gerakkan koreografi
         Bertanggung jawab atas anggota lainnya


VISI & MISI

VISI
Breakers Project Crew dalam fungsinya sebagai Dance Organization yang berupaya mempelajari, mengembangkan, menjaga soladiritas dan, mengembangkan kemampuan dalam seni dance, atau dalam hal koreografi yang bermanfaat khususnya bagi anggota lainnya.

MISI
1.       Mengembangkan sarana dan tempat yang ada supaya di masa yang akan datang dapat berinofasi dengan dunia Dance lainnya
2.       Meningkatkan Soladaritas dan Kerjasama antara anggota
3.       Memberanikan diri dalam mengikuti lomba Dance apa saja
4.       Mengembangkan skill individu yang dimiliki
5.       Menyediakan Koreografi yang bermutu tinggi dan memberikan nilai tambah lagi antar naggota



 Struktur Organisasi

 



“We Are Breakers Project Crew”




 “Jakarta In Monumen Nasional”





 “Tour In Crew Dance Bekasi"





“Me”